Ada sebuah gambar perahu layar di tengah ombak samudera nan luas, tertempel di dinding kamarku. Di atas langit berawan putih cerah terdapat sebuah kalimat berbahasa inggris : teamwork is less ‘me’ and more ‘we’.
Indah sekali kalimat bijak ini. Bahwa dalam tim, ‘aku’ melebur menjadi ‘kita’. Dalam tim, semua ke’aku’an selayaknya satu dalam ke’kita’an. Dalam tim, ‘kita’ menjadi sebuah tonggak tunggal besar kokoh tak tergoyahkan. Bayangkan saja…
Lalu, apa jadinya jika semangat ke’aku’an menjadi lebih dominan terhadap cita-cita luhur sebuah tim, maka tak ayal lagi sebuah malapetaka akan segera bersinar muncul di hadapan.
Dalam tim, saling mengalah dan menerima ke’aku’an anggota tim adalah kebersahajaan sejati.
Tim adalah merobek egoisme buta, mencabik serta merendamnya bersatu dengan visi perjuangan bersama.
Tim adalah memberi. Memberi yang ‘aku’ punya untuk sebuah perngharapan ‘kita’.
Tim adalah menerima. Menerima apa adanya, dengan segala pertimbangan bijaksana dan penuh nilai-nilai
tanggung jawab.
Tim adalah meleburkan ‘aku’ menjadi ‘kita’.






0 Tanggapan ke “Teamwork is less ‘me’ and more ‘we’”