Pilkada Sulsel dan Himatika

          Pagi hari ini, Makassar diguyur hujan. Matahari seperti cuti hari ini, dia tidak tampak di tengah langit. Angin bertiup kencang. Tanah dan pasir menguapkan hawa neraka. Gemercik air hujan dari atap bangunan itu menusuk pori-pori kulit wajahku. Meja dan lantai teras Himatika Unhas menjadi berkilau karena kebasahan. Cengkerama pun tak terhenti oleh dingin itu. Sampai pada sebuah dialog hangat tentang hasil Pilkada Sulsel yang masih simpang siur kabarnya.
”Weee… kayaknya seru nanti ini siapa yang jadi Guebrnur Sulsel di?” riil membuka pembicaraan.
”Iya tawwa. Deh, bagaimana mi nanti ini kalo jadi ki Pilkada ulang di?” komplex mengarahkan.
         Memang, hasil Pilkada yang telah diumumkan oleh KPU Daerah Sulawesi Selatan kemarin ternyata menuai rasa ketidakpuasan sebagian masyarakat yang ternyata calon nya tidak berhasil menduduki kembali kursi paling panas di Sulsel itu. Merekapun melaporkan beberapa ’kecurangan’ yang terjadi pada saat Pilkada yang melibatkan Gubernur terpilih versi KPU Daerah Sulsel ke MA (Mahkamah Agung). Alhasil, gugatanpun diterima dan menghasilkan sebuah keputusan yang sangat dahsyat, yakni diadakan Pilkada ulang di empat Kabupaten : Gowa, Toraja, Bantaeng dan Bone.
”Salah tawwa MA… kenapa pilkada ulang? Tidak ada itu yang namanya pemilihan ulang, ada juga penghitungan ulang” komstat membumbui.
”Bagaimana kalo menang ki ini yang menggugat di? Deh, bakal kacau Sulsel” tambah komplex.
”Kacau nanti ini, lihat mi… masalahnya kalo menang ki ini yang menggugat, pasti yang tergugat juga menggugat karena pasti baku tau mi kartunya masing-masing” komstat membuat pembicaraan makin hangat.
”Iya tawwa..” riil mengiyakan sambil meneguk secangkir kopi di depannya.
”Biar mi, supaya calon ku yang naik jadi Gubernur” rancob ngikut.
”Masih ada tawwa peluangnya itu di? Dia ji tawwa yang tidak ada masalahnya dengan Pilkada hari ini” sambung riil.
”Yang jelas, Himatika tidak bisa berbuat apa-apa untuk semua itu sekarang ini. Ya, paling tidak menjadi sedikit referensi baru tentang bobroknya sistem di Indonesia. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai dari prosesi penerimaan anggota baru, keadaan kepengurusan, sampai format pengkaderan.” bijak Ali.
”Cocok mi itu yang kau bilang. Minimal kita tahu bahwa menjadi seorang pemimpin itu susah. Dia harus siap dikritik dan ’disenggol’ oleh oposisinya. Sebaliknya yang dipimpin, termasuk oposisi seharusnya menjaga keseimbangan Organisasi dengan memberi kritikan yang membangun dan taat aturan serta tetap bertanggung jawab” tukas riil.
”Eh, ngomong-ngomong kapan jadi bina akrab?” tanya komplex sambil mengunyah pisang goreng hangat dari mace.
”Tetap ji tanggal 5-7 januari 2008. Komstat to?” jawab riil sambilo menoleh kepada komstat.
”Nassa mi ces. Harus tanggal 5-7 Januari 2008!!” komstat meyakinkan semuanya.
Panggilan azan zhuhur dari beberapa menara yang bertebaran di seantero Tamalanrea hanya mampu menggugah dan menggerakkan hati mereka yang benar-benar tebal imannya. Dialog pun terhenti seketika…
Akhir-akhir ini Makassar khususnya memang sedang diguncang ketidakpastian politik. Apalagi ini menyangkut orang yang akan memimpin Sulawesi Selatan lima tahun kedepan. Tidak heran kalau hampir semua kalangan tengah membicarakannya, mulai dari petinggi-petinggi politik, birokrasi, ormas, bahkan sampai tukang becak sekalipun ikut menghangatkan suasana Makassar hari ini. Pastinya, kejadian hari ini benar telah membuktikan bahwa kita belum siap menjadi politisi dewasa. Pembelajaran politik yang mengiringi kata demokrasi ternyata hanya bias belaka. Mudah-mudahan semua yang dikhawatirkan oleh sebagian teman-teman di atas tidak sepenuhnya terjadi.
Selalu ada harapan bagi orang-orang yang ikhlas dan yakin.
Pondok Aspul, 28 Desember 2007

0 Responses to “Pilkada Sulsel dan Himatika”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




..::Principia::..

elsila

Titik kebahagiaanku bukan terletak pada apa yang aku rasakan, tetapi apa yang mereka rasakan...

..::Kalender::..

Desember 2007
S S R K J S M
    Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

..::Arsip Tulisan::..

..::My Favorite Links::..

Ini adalah Link-link Favorit ku, semoga bermanfaat... Selamat menyelami..

-Shaykh Mishary Rasyid Alafasy-

Shaykh Mishary Rashid

-Orang Indonesia-

http://iwanfalsmania.blogspot.com

-Free Programming Tutorials-

free tutorial programming

-Free Software Download-

free software download

..::Tutorial Blog::..

Cara Membuat Blog di WordPress.com

..::Statistik Blog::..

page daily hits

%d blogger menyukai ini: