Kita dan “Ikan Apa”

Ikan ApaRintik hujan hari itu memanjakan jiwa ku untuk mencoba melihat keindahan semesta. Walaupun agak sedikit dingin dan sedikit membuat gigi-gigi geraham saling menekan satu sama lain, jiwa memaksa menoleh keluar jendela kamar. Dari atas jendela kamar yang sudah reok (bukan agak reok) itu, sungguh aku tidak menemukan sesuatupun yang bisa aku nikmati selain rintik hujan dan kesepian dalam dinginnya. Sejenak kemalasan itu menghampiri bilik jiwa, menggoda. Sebuah syndrome yang mungkin tidak semuaorang mengidapnya, tetapi paling tidak sebagian besar manusia (laki-laki, -red) dijalari syndrome ini. Malas untuk keluar dari kamar karena hujan dan akhirnya mengambil inisiatif untuk merebakan tubuh dengan selimut hangat membugkus badan, sampai pada akhirnya…tertidur dengan sengaja. Tiba-tiba jiwa memberontak, mengusir kemalasan kemudian membawaku menoleh ke permukaan tanah yang hampir tidak kelihatan lagi karena tersemai rapat oleh air hujan. Sebuah percikan tiba-tiba menambah kekeruhan banjir yang sudah hampir satu bulan menggenangi. Menjadikan aku bak tinggal di sebuah pulau yang harus berperahu untuk sampai ke sana. Keruh…, kemudian sekali lagi percikan itu menghentak. Dari atas jendela kamar, terlihat samar seekor ikan terperangkap dalam tumpukan sampah banjir. Anehnya, aku baru kali ini melihat jenis ikan ini. Sirip yang panjang dan tipis itu melebihi panjang tubuhnya. Warna hitam di punggung dan perutnya, putih di antara keduanya. Sebuah keanehan, dia terlihat sendirian… Seolah dia meronta dalam keterjebakan jahannam itu. Sisik indah itu satu per satu terlepas dari tubuh mungil itu. Memerah air itu karena darah yang dia rasakan perih tercucur dari sela-sela sisiknya. Kegelisahan yang mendalam tersurat dari pemberontakannya. Raut mukanya menampakkan kecemasan, lebih tepatnya sebuah kesedihan. Tiba-tiba dari arah belakangnya terlihat segerombolan ikan dengan ciri-ciri yang sama. Pemberontakannya harus berakhir dengan patahnya sirip indah itu…Memilukan.Aku langsung menebak semua kejadian ini. Seekor ikan terpisah dari teman dan keluarganya. Entah karena apa. Pastinya, ada sebuah keharuan yang aku lihat terpancar dari balik genangan banjir itu. Sejenak aku berpikir sebuah kondisi kita hari ini. Ketika keterjebakan itu kita alami. Ketika kita tersisih dari tema dan saudara kita, bukan karena mereka tetapi karena keadaan kita yang tidak memungkinkan. Adalah kehilangan yang sangat ketika tidak ada yang membantu ketika kita dalam masalah. Adalah sebuah ketidakadilan yang kita rasa ketika tidak ada yang mau mengerti dan peduli terhadap masalah kita. Adalah neraka ketika tidak ada lagi yang peduli…Tidak ada yang lebih berharga dari sebuah kebersamaan. Tidak ada yang lebih indah dari rasa kekeluargaan. Mengorbankan sesuatu yang menjadi kebanggaan kita demi “mereka” adalah puncak kebahagiaan. Bahkan, mengorbankan prinsip demi cinta adalah puncak principia. Tetapi aku merasakan sesuatu yang aneh. Seperti yang dilantunkan bang Iwan Fals “Aku disampingmu begitu pasti, yang tak kumengerti masih saja terasa sepi”(Mata Hati – album Mata Hati 1995). Think about it… Ada kamu yang mengatur ini semua, tapi rasanya percuma. Ada juga yang janjikan indahnya surga, tapi neraka terasa-Iwan Fals- (Cemburu-album 50-50 2007) Lab. Komputasi, 26 Februari 2008

0 Responses to “Kita dan “Ikan Apa””



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




..::Principia::..

elsila

Titik kebahagiaanku bukan terletak pada apa yang aku rasakan, tetapi apa yang mereka rasakan...

..::Kalender::..

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

..::Arsip Tulisan::..

..::My Favorite Links::..

Ini adalah Link-link Favorit ku, semoga bermanfaat... Selamat menyelami..

-Shaykh Mishary Rasyid Alafasy-

Shaykh Mishary Rashid

-Orang Indonesia-

http://iwanfalsmania.blogspot.com

-Free Programming Tutorials-

free tutorial programming

-Free Software Download-

free software download

..::Tutorial Blog::..

Cara Membuat Blog di WordPress.com

..::Statistik Blog::..

page daily hits

%d blogger menyukai ini: